Berita

Andi Arief Mengungkap Dirinya Dapat Ancaman Terkait Kasus Mahar

Andi-Arief-Mengungkap-Dirinya-Dapat-Ancaman
Andi-Arief-Mengungkap-Dirinya-Dapat-Ancaman

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendapatkan kabar terkait dengan ancaman pada dirinya karena kasus dugaan mahar Rp. 500 miliar yang disebutkannya dari Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS.

Dapat Kabar Soal Ancaman pada Andi Arief

Ia menyatakan bahwa ia akan membuat klarifikasi pada pihak yang diduganya ingin mengintimidasinya. “Salah satu DPD Partai Politik yang ada di Jakarta yang mengorder etnis tertentu untuk mengintimidasi saya. Tentunya saja khawatir,” katanya di dalam sebuah keterangan resmi yang dilansir dari CNN Indonesia.

“Sejak dulu saya sudah paling takut menghadapi ancaman fisik ini. Karena itu lah lebih baik saya menghindar. Aman saya kirim utusan saya untuk klarifikasi langsung pada ketua DPD Partai Politik itu. Kalau amat sangat diperlukan saya akan meminta perlindungan pada pihak kepolisian,”lanjutnya mengungkapkan bahwa ia sangat takut.

Hari ini,Jumat (24/8), Andi pasalnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) tentang kasus dugaan mahar yang dikatakannya dari Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS. Akan tetapi, lagi dan lagi untuk kesekian kalinya Andi mangkir dari panggilan pemeriksaan di Bawaslu itu.

Orang Tuanya yang Sakit

Andi mengaku dirinya tak bisa hadir karena ia masih menemani orang tuanya yang tengah sakit. Sedangkan 3 opsi pemeriksaan yang telah ditawarkan oleh pihak Bawaslu sendiri ditolaknya. Andi juga menyatakan bahwa ia sempat meminta 3 opsi alternatif untuk bisa melaporkan kasus ini ke Bawaslu.

Pertama adalah panggilan video atau bisa juga video call. Yang kedua adalah klarifikasj secara tertulis dan juga ditandatangani. Yang ketiga atau terakhir dengan klarifikasi lewat Bawaslu Lampung.

“Tampaknya ketiga usulan saya itu  tak dipilih oleh Bawaslu. Dan hari ini hampir dipastikan saya belum dapat kembali ke Jakarta untuk langsung hadir secara fisik di Bawaslu,” imbuhnya.

Panggilan pada Andi itu pasalnya adalah lanjutan dari laporan yang mana disampaikan oleh Fiber (Federal Indonesia Bersatu) beberapa waktu yang lalu. Fiber sendiri menduga bahwa ada mahar politik yang mana dilakukan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno. Dugaan tersebut berdasarkan dari kicauan Andi yang dituliskannya di Twitter tentang dugaan pemberian mahar Sandi kepada PAN dan PKS.

Sebenarnya  Bawaslu sudah diminta untuk mengusut apakah kasus mahar politik yang dikicaukan Andi itu benar adanya sejak setelah Capres Prabowo Subianto mendeklarasikan Sandiaga akan menjadi cawapresnya.

Ray Rangkuti, Direktur Lingkar Madani menilai sekarang ini Bawaslu mesti berani bersikap soal isu dugaan mahar Rp. 500 miliar yang dihembuskan oleh Andi Arief itu. Ia menambahkan bahwa Bawaslu ditantang untuk tak hanya mengurusi tentang persoalan yang kecil saja namun juga persoalan serius seperti dugaan mahar politik ini.

 

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Training-untuk-Penderita-Autis
  • Fitness-Untuk-Para-Manula
  • Mengenal-Metode-Hipnoterapi-Untuk-Menanamkan-Motivation
  • 6 Teknik Menjalankan Bisnis Properti Menguntungkan Untuk Pemula

Comments (1)

  1. […] partai Golkar yang sore ini resmi dilantik menjadi Menteri Sosial menggantikan Idrus Marham, Agus Gumiwang, siap menjalankan fungsinya menjadi menteri sosial. Pasca mundurnya Idrus Marham Jumat (24/5), ia […]

Comment here