Marketing

Cara Marketing Aneh Ini Berdampak Fatal Bagi Perusahaan

Cara-Marketing-Aneh-Ini-Berdampak-Fatal-Bagi-Perusahaan
Cara-Marketing-Aneh-Ini-Berdampak-Fatal-Bagi-Perusahaan

Salah satu komponen yang penting dalam kesuksesan suatu bisnis atau marketing atau pemasaran. Dalam dunia pemasaran hal-hal yang berhubungan dengan SARA atau materi-materi controversial dan sensitive seharusnya sama sekali tidak pernah digunakan sebagai kampanye untuk menjual  produk. Sayangnya hal ini pernah dilanggar oleh beberapa perusahaan, bahkan oleh brand yang namanya sudah mendunia. Tagline terkait SARA tersebut segera menimbulkan kecaman di sana-sini dan akibatnya reputasi merk-merk tersebut menjadi ternoda, bahkan setelah permintaan maaf secara terbuka kepada publik.

Daftar perusahaan yang pernah melakukan marketing kontroversial

Bisnis-bisnis internasional ini pernah dikecam habis-habisan karena menggunakan metode pemasaran yang aneh, atau bisa dibilang controversial.

Sprite

Brand minuman ringan ini pernah membuat masyarakat Irlandia geram dengan tagline iklan yang dianggap merendahkan perempuan, yaitu “You’re not popular, you’re easy,” Kalimat tersebut dimunculkan dengan hashtag #BrutallyRefreshing. Insiden tersebut memicu protes hingga memunculkan tagar #BrutallySexist di berbagai media online. Walaupun brand Sprite sudah meminta maaf namun rusaknya reputasi perusahaan itu di Irlandia tampaknya sulit dipulihkan.

Reebok

Tagline marketing  brand perangkat olahraga yang menimbulkan banyak kecaman di tahun 2012 ini berbunyi, REEBOK “Cheat on your girlfriend, not on your workout”. Brand ini mendapat protes secara massif karena menganjurkan para pria untuk berselingkuh dari pasangan mereka. Anak perusahaan Adidas tersebut akhirnya mempublikasikan permintaan maaf serta menarik secara resmi iklan tersebut.

 Dove

Brand produk perawatan kecantikan ini membuat masyarakat salah paham dengan tagline mereka yang aneh, yaitu “Fat or Fab” dan “Withered or Wonderful”.  Padahal menurut Dove perusahaan mereka bermaksud untuk mengampanyekan bahwa bagaimana pun fisik perempuan mereka tetaplah cantik. Entahlah apa yang terjadi hingga kalimat marketing controversial tersebut yang digunakan, karena justru menimbulkan asumsi merendahkan mereka yang berkulit gelap dan bertubuh gemuk.

Belum lagi iklan Dove yang mengiringi tagline tersebut menampilkan 3 orang wanita dengan warna kulit yang berbeda-beda dan berdiri dengan kartu yang menunjukkan tingkatan warna kulit, serta label before and after. Untuk banyak negara barat yang tengah gencar mengampanyekan persamaan hak di kalangan warga negara berkulit hitam, iklan ini memang sangat melukai.

Burger King

Brand burger yang populer di Amerika ini juga pernah  terjerat dalam masalah marketing controversial untuk produk Cheeseburgernya. Iklan dengan tagline “Buka mulutmu dan katakan ahhh” Blow Your Mind itu menuai protes di Singapura karena dianggap seduktif. Tak cukup sampai di situ, Burger King juga harus berurusan dengan sang  model yang menyatakan bahwa perusahaan telah menggunakan fotonya sebagai program pemasaran mereka.

Hyundai

Brand mobil asal Korea Selatan ini pernah mempublikasikan iklan di Inggris yang mengilustrasikan seorang pria yang berniat mengakhiri hidupnya dengan gas monoksida di dalam mobil Hyundai IX35 pada garasi yang tertutup. Karena mobil  yang diiklankan tersebut diklaim non emisi berbahaya, “percobaan bunuh diri” ini pun gagal. Badai protes pun menggulung perusahaan ini sehingga Hyundai seketika menarik iklan tersebut serta mengajukan permohonan maaf.

Nivea

Brand skincare asal Jerman ini benar-benar mendapat pelajaran pahit gara-gara strategi marketing yang  luar biasa nyeleneh. Dengan tagar #BlackLivesMatter, Nivea menggunakan model pria berkulit hitam yang digambarkan sebagai manusia tidak beradab. Si Model berikutnya mengaplikasikan produk pelembab Nivea dan tampangnya pun menjadi lebih baik. Belum lagi keberadaan kalimat “Look Like You Give a Damn. Re-civilize Yourself” yang begitu provokatif. Dalam permintaan maafnya, pihak perusahaan membela diri dengan mengatakan bahwa kampanye mereka tak berniat merendahkan ras tertentu.

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Manfaat-Training-Memanah-Bagi-Anak
  • Training-untuk-Penderita-Autis
  • Fitness-Untuk-Para-Manula
  • Mengenal-Metode-Hipnoterapi-Untuk-Menanamkan-Motivation

Comments (1)

  1. […] Zara, H&M, Hotel Hyatt, serta J.W Mariott pun turut ditandai dalam dugaan strategi  “marketing”-nya yang nyeleneh tersebut. akun Deciem mulai controversial sejak  Truaxe mengambil alih […]

Comment here