Berita

Kabupaten Pasaman Barat Menyongsong Kabupaten Layak Anak

Kabupaten Layak Anak Pasaman Barat

Kabupaten Pasaman Barat mulai mendapat titik terang untuk menyongsong Kabupaten Layak Anak. Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya Verifikasi Lapangan (VL) terhadap penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Pasaman Barat oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mulai 19-21 Mei 2019. Pada tanggal 21 Mei 2019, tuntas sudah rangkaian verifikasi lapangan oleh tim pusat. Selanjutnya, tim di Kementerian akan melakukan verifikasi final hingga Minggu Ke-3 bulan Juli 2019.

Langkah Pasaman Barat Kabupaten Layak Anak

Sebenarnya, upaya Kabupaten Pasaman Barat menuju Kabupaten Layak Anak sudah dimulai sejak Tahun 2017, ketika Pasaman Barat mulai berpartisipasi melakukan Penilaian Mandiri (PM). Namun saat itu, Pasaman Barat tidak lolos karena skor yang sangat rendah. Pada Tahun 2018, Pasaman Barat kembali berpartisipasi dalam Penilaian Mandiri. Pada saat itu, skor dokumen yang di-entry melalui Aplikasi Evaluasi KLA sebenarnya sudah memenuhi range, namun Pasaman Barat gagal di  Verifikasi Administrasi (VA).

Pada Tahun 2019 ini, berkat kerjasama semua pihak, terutama organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA, Pasaman Barat lolos di tahap VM dan VA, dan menjadi salah satu Kabupaten yang ikut serta dalam Verifikasi Lapangan (VL). Dari 19 Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Barat, sebanyak 14 Kabupaten/Kota dinyatakan lolos dari Verifikasi Administrasi, namun hanya 4 (empat) kabupaten/kota yang dilakukan verifikasi lapangan. Salah satunya adalah Pasaman Barat.

Verifikasi Lapangan  Kabupaten Layak Anak di Pasaman Barat

Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI melakukan verifikasi Lapangan dalam 2 (dua) tim, yakni tim yang berkunjung ke beberapa lokasi di wilayah Ibukota Kecamatan, Kecamatan Pasaman, dan Kecamatan Luhak Nan Duo, dan tim yang berkunjung ke wilayah Kecamatan Talamau. Verifikasi Lapangan dilakukan untuk melihat kesesuaian data dukung yang di-entry di aplikasi dengan kondisi lapangan, terkait indikator-indikator KLA, seperti:

  • Sekolah Ramah Anak (SRA)
  • Puskesmas Ramah Anak
  • Infrastruktur publik yang ramah anak
  • Peran Forum Anak
  • Serta pemenuhan hak anak di bidang lain seperti pencatatan sipil, pendidikan, kesehatan, perlindungan khusus, dan lingkungan keluarga

Rangkaian Verifikasi Lapangan diakhiri dengan pertemuan antara Tim Verifikator dengan Gugus Tugas KLA yang dihadiri langsung oleh Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten II, Ketua TP-PKK, seluruh OPD terkait, dan Forum Anak. Pertemuan ini diawali dengan presentasi oleh Ketua Forum Anak, Presentasi oleh Sekda Pasaman Barat, dan diskusi. Tim Verifikator menyampaikan beberapa masukan untuk perbaikan pelaksanaan KLA di Pasaman Barat kedepannya.

Tentunya, semua pihak optimis Pasaman Barat akan lolos dari tahap verifikasi Verifikasi Lapangan ini. Tim pusat menyampaikan banyak hal baik yang sudah berlangsung, meski masih ada beberapa aspek yang perlu perbaikan di masa mendatang. Sesuai RPJMD Pasaman Barat 2016-2021, target pencapaian KLA Tahun ini adalah Pratama, namun semua pihak berharap pencapaian Pasaman Barat bisa lebih dari Pratama. Semoga saja. (Pasbaronline).

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • website yang bagus untuk UMKM 3
  • Waspadai Gejala Binge Eating Disorder
  • perusak diet
  • website yang bagus untuk UMKM 2

Comment here