Wisata

Mengenal Wisata Unik Cobra Vilage Bangkok Sa-Nga

Jalan-jalan dan berwisata sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern di zaman sekarang ini untuk  menghilangkan tekanan dan stress karena beban hidup yang semakin berat. Selain mengunjungi tempat-tempat yang menyuguhkan pemandangan alam yang cantik, budaya warisan kearifan lokal leluhur yang eksotis, tak sedikit pelancong yang menikmati wisata unik. Salah satu contohnya adalah di Bangkok Sa-Nga yang sangat populer sebagai Cobra Village atau Desa Kobra.

Wisata-Unik-Cobra-Vilage-Bangkok-Sa-Nga
Wisata-Unik-Cobra-Vilage-Bangkok-Sa-Nga

Sekilas tentang wisata unik desa kobra

Destinasi wisata ini pastinya bukan bagi mereka yang mempunyai phobia terhadap hewan melata ini karena ular-ular berbahaya seperti piton dan kobra dibiarkan hidup bebas sebagai hewan peliharaan sebagaimana kucing atau anjing. Masyarakat di desa ini secara turun-temurun sangat mencintai ular hingga tak segan mengajaknya bermain dan tidur bersama, hingga menciumnya.  Desa yang terletak di Propinsi Khon Kaen ini berada sekitar 50 km dari pusat kota dan hampir 400 km di sebelah utara kota Bangkok.

Pada destinasi wisata unik  ini terdapat sekitar 140 rumah dan di setiap hunian paling sedikit memelihara 1 ekor ular kobra. Tradisi yang sudah dimulai lebih dari 50 tahun yang lalu ini tentu berbahaya terutama bagi pendatang karena ular-ular kobra yang hidup berdampingan dengan manusia di desa ini merupakan jenis-jenis yang paling beracun, mulai dari  king cobra, monocle cobra, serta copperhead racer. Selain itu tak sedikit pula yang memelihara ular piton.

Tak jarang ular-ular tersebut hingga dianggap anggota keluarga yang mendapatkan penghormatan sebagaimana layaknya manusia bila mati, yaitu dengan membawanya ke kuil dan membuat persembahan untuk roh reptile tersebut. Sejak kecil anak-anak di desa ini sudah belajar cara menangani ular, mulai dari yang paling sederhana seperti memberi makan sampai menjinakkannya.

Tak perlu belajar secara khusus pada pawangnya, konon cukup orang tua mereka sendiri yang mengajarkannya dan masing-masing mempunyai metode yang berbeda-beda. Tak heran bila wisata unik ini banyak menarik perhatian turis, terutama dari mancanegara. Ular-ular ini merupakan berkat bagi desa Sa-Nga karena menjadi sumber pendapatan bagi desanya dengan atraksi-atraksi wisata yang mendebarkan.

Atraksi wisata tinju ular

Selain melihat dari dekat keseharian masyarakat desa Sa-Nga yang sangat dekat dengan ular, khusus bagi wisatawan penduduk setempat juga menyediakan atraksi tinju ular, antara manusia dengan ular. Bukannya tinju biasa, pada pertunjukan berbahaya ini seekor ular kobra beracun akan diprovokasi hingga marah dalam sebuah ring, berikutnya seorang bocah lelaki akan berusaha menjinakkan ular yang siap menyerang ini.

Untuk membuat pertunjukan semakin seru ular akan diprovokasi sedemikian rupa sehingga semakin sulit untuk ditenangkan. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk membuat ular kobra yang murka untuk kembali jinak.

Saat berkunjung  ke desa  wisata unik ini sudah bukan pemandangan ganjil lagi melihat anak-anak mudanya beraktivitas sambil mengalungkan seekor ular kobra di leher mereka. Anehnya hewan-hewan tersebut menjadi sangat lembut dan jinak di desa ini karena sudah semakin terbiasa dengan manusia. Mereka bahkan dapat diminta bergaya untuk dipotret oleh wisatawan.

Meskipun demikian masyarakat setempat menolak bila dikatakan mengeksploitasi hewan ganas tersebut karena tak semua ular dipelihara untuk tujuan wisata, namun hanya beberapa saja. Selain itu mereka mengaku hidup dengan ular karena mencintai reptile tersebut.

Sayangnya walaupun sudah diajarkan untuk hidup berdampingan dengan ular sejak usia dini di tempat wisata unik ini, masih saja ada penduduk yang menemui ajal karena serangan kobra. Meskipun demikian  mereka mengklaim bahwa jumlah korban yang tewas karena gigitan ular jauh lebih sedikit dibandingkan yang meninggal karena kecelakaan lalu-lintas sehingga tradisi ini tetap aman.

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Daftar-Bisnis-Yang-Viral-Saat-Ini
  • Menanamkan-Motivation-Untuk-Meraih-Kesuksesan
  • Pegal-dan-Nyeri-Setelah-Fitness,-Wajar-Atau-Tidak
  • Bolehkan-Olahraga-Saat-Sakit

Comment here