Berita

Pelaku Pembunuhan Berhasil Ditangkap Oleh Aparat Polres Pasaman Barat Setelah 2 Tahun Buron

Pelaku Pembunuhan Berhasil Ditangkap Oleh Aparat Polres Pasaman Barat Setelah 2 Tahun Buron

Setelah dua tahun buron, pelaku pembunuhan berinisal MS  harus bersiap mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pada 26/2/2019 Iman Pribadi Santoso, Kapolres Pasaman Barat memberikan keterangan bahwa Satreskrim Polres Pasaman Barat berhasil menangkap MS yang sejak 2 tahun lalu masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).

Pelaku Pembunuhan Berhasil Ditangkap Oleh Aparat Polres Pasaman Barat Setelah 2 Tahun Buron
Pelaku Pembunuhan Berhasil Ditangkap Oleh Aparat Polres Pasaman Barat Setelah 2 Tahun Buron

Pembunuhan bermotif dendam

Korban berinisial D, umur 37 tahun, suku Mandailing, pekerjaan swasta, alamat Jorong Tanjung Damai, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat

Pembunuhan yang dilakukannya terhadap korban D (37 tahun) terjadi pada 22 Desember 2016 lalu di kebun sawit Jorong Air Runding sekitar pukul 10.00 WIB. Korban dan pelaku sebenarnya sama-sama pegawai di kebun sawit milik Agus Susanto. Tapi MS lalu dipecat karena D menuduhnya mencuri cabe serta racun cabe.  Peristiwa inilah yang membuat MS menyimpan dendam.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, pada hari Kamis 22 Desember 2016 sekitar pukul 08.00 WIB pagi, MS mengatakan kepada istrinya hendak ke kebun untuk membersihkan tanaman cabe. MS kemudian mengasah parang serta membungkus bekal nasi.

Tapi ternyata ia malah mendatangi kebun milik Agus dimana D bekerja. MS lalu bertemu D sekitar pukul 10.00 WIB saat D melewati jalan menuju ke kebun. Berikutnya terjadi perkelahian hingga MS menyabetkan parangnya kepada D. D pun lemas tak berdaya akibat luka-luka di tubuhnya dan MS langsung kabur.

Setelah berjalan sekitar 10 meter, MS tiba-tiba berbalik kembali ke tempat dirinya meninggalkan D untuk memastikan apakah D benar-benar sudah meninggal. Ia pun mengangkat tubuh korban dan membawanya ke arah rawa dengan sesemakan rimbun lalu menyembunyikan tubuh D. Jarak rawa tersebut dengan lokasi kejadian adalah sekitar 50 meter.

Tak hanya meninggalkan korban yang sudah tak berdaya, MS juga membawa kabur sebuah ponsel serta uang sebesar 4 juta rupiah yang ada di saku korban. Usai kejadian tersebut, lanjut Kapolres, MS melarikan diri ke Padang Sidempuan Sumatra Utara yang merupakan rumah orang tuanya. Dirinya pun menetap di sana untuk menghindari pihak berwajib.

MS berhasil ditangkap di rumah orang tuanya

Satreskrim Polres Pasaman Barat akhirnya berhasil mengetahui keberadaan MS dengan bantuan keterangan saksi-saksi serta barang bukti yang telah didapatkan. Pelarian MS pun berakhir pada Hari Minggu 24 Februari 2019 lalu. Pelaku berhasil diamankan oleh tim Satreskrim Polres Pasbar pada operasi yang dipimpin Ipda Randya SP STK.

Peristiwa penangkapan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di Dusun Hajora, Desa Silatom Jae, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatra Utara.

Masih menurut Kapolres Pasaman Barat, MS bisa dijatuhi hukuman penjara 20 tahun, seumur hidup, hingga hukuman mati, sesuai ketentuan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Lidah Kucing
  • Kabupaten Layak Anak Pasaman Barat
  • Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho
  • penggangu kinerja ginjal

Comment here