Berita

Pemkab Pasaman Barat undang Ustadz Abdul Somad

Ustadz-Abdul-Somad
Ustadz-Abdul-Somad

Ustadz Abdul Somad atau yang kondang dijuluki UAS diundang oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) untuk memberikan tausiyahnya pada tanggal 4 Maret 2019. Hal ini diumumkan oleh Syahiran, Bupati Pasaman Barat bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Hendrizal di Simpang Empat pada Kamis (14/2/2019).

Syahiran menyatakan bahwa UAS direncanakan memberikan tausiyahnya setelah shalat Subuh berjamaah pada hari Senin (4/2/2019). Pernyataan Bupati ini tentu disambut gembira masyarakat Pasaman Barat karena sudah lama mereka mengharapkan kehadiran ustadz yang semakin naik daun ini.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa bahwa ini adalah upaya Pemkab untuk yang kesekian kali untuk menghadirkan UAS mengingat jadwal beliau yang sangat padat. Inilah sebabnya Bupati menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat dapat menghadiri acara tersebut.

Mengenai lokasi kegiatan tausiyah tersebut adalah di halaman kantor bupati dan masyarakat diminta untuk membawa sendiri sajadah atau tikar karena kemungkinan fasilitas alas yang disediakan oleh Pemkab tidak mencukupi.

Sekilas tentang Ustadz Abdul Somad

Rasanya saat menyebut nama Ustadz Abdul Somad saat ini hampir tidak ada umat Islam di  Indonesia yang tidak kenal. Apalagi saat namanya pernah disebut-sebut sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Meskipun begitu faktanya tak terlalu banyak orang yang mengetahui latar belakang UAS. Dia lahir di Silo Lama Silo Laut, Kabupaten Asahan Sumatra Utara pada 18 Mei 1977. Siapa  sangka UAS ternyata keturunan Syekh Abdurrahman yang juga  seorang ulama yang pernah mempelajari Islam hingga ke Mekkah, Arab Saudi.

Setelah  pulang dari Mekkah Syekh  Abdurrahman kembali Sumatera Selatan dan membangun rumah di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara dan berumahtangga hingga melahirkan generasi-generasi keturunannya hingga UAS yang termasuk generasi ketiga.

UAS sendiri memulai pendidikan dasarnya di SD Al-Washilah Medan kemudian melajutkan ke MTS Mu’allimin Al-Washilah. Berikutnya ia menimba ilmu selama setahun di Pondok Pesantren Darul Arafah, Deliserdang Sumatera Utara kemudian ke Madrasan Aliyah Nurul Falah, Indragiri Hulu  hingga 3 tahun kemudian.

Pendidikan tinggai UAS dimulai tahun 1998 setelah beliau mendapatkan beasiswa ke Kairo, Mesir yaitu di Universitas Al-Azhar. Dirinya beruntung menjadi satu di antara 99 orang penerima beasiswa tersebut setelah berhasil memenangkan kompetisi di antara 900  peserta lainnya yang mengikuti seleksi.

Pendidikan di universitas terkenal tersebut ditamatkannya dalam waktu 4 tahun kemudian dilanjutkan ke Universiti Kebangsaan Malaysia jurusan FPI, Faculti Pengajian Islam yang ditempuhnya hanya 2 semester. UAS kembali mendapatkan beasiswa untuk kuliah S2 di The Moroccan Agency of  International Cooperation di Dar El-Hadith El-Hassania Institute, Maroko.

Perlu diketahui bahwa setiap tahunnya universitas ini hanya menerima 20 mahasiwa dengan jalur beasiswa. Kompetisi  untuk mendapatkan kursi  sangat ketat, apalagi dari jatah 20 mahasiswa tersebut hanya 5 yang diperuntukkan oleh mahasiswa dari mancanegara, sementara 15 lainnya untuk warga Negara Maroko sendiri.

Terakhir UAS berniat menempuh pendidikan doctor yang sejatinya selama 5 tahun, namun hanya dijalaninya selama 2 tahun karena ibunya  memintanya untuk pulang kampung.

UAS: Ustadz sejuta view

UAS sekarang sudah menjadi salah satu dai terpopuler di tanah air yang tausiyah-tausiyahnya ditunggu-tunggu masyarakat  muslim berbagai kalangan, melebihi popularitas para seniornya. Di berbagai media massa namanya semakin mencuat akibat kasus penolakannya di Hong Kong beberapa waktu lalu.

Di media massa UAS pun begitu populer dengan follower di Facebook mencapai lebih dari 1 juta orang  dan di Instagram lebih dari 2 juta orang. Akun YouTube-nya pun telah dilihat oleh lebih dari 50 juta kali. Dapat dikatakan ia adalah orang yang cerdik memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyebarluaskan ceramah-ceramahnya.

Peran media social tak terbantahkan memang berdampak besar untuk membuat Ustadz Abdul Somad semakin naik daun.

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Manfaat-Training-Memanah-Bagi-Anak
  • Training-untuk-Penderita-Autis
  • Fitness-Untuk-Para-Manula
  • Mengenal-Metode-Hipnoterapi-Untuk-Menanamkan-Motivation

Comment here