Berita

Pemkab PasBar Menggenjot Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah

Pembangunan-RSUD-Jambak-Pasaman-Barat
Pembangunan-RSUD-Jambak-Pasaman-Barat

Hingga saat ini pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah  Jambak terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Proyek ini bernilai sebesar lebih dari  134 miliar rupiah dan dimulai sejak 2018.

Budi Sujono, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak menyatakan di Simpang empat, Sabtu lalu bahwa RSUD tersebut akan mempunyai 3 lantai. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT MAM Energindo yang melibatkan tenaga kerja masyarakat di sekitar RSUD. Lebih lanjut Budi Sujono  juga mengharapkan dukungan semua pihak demi kesuksesan pembangunan RSUD Jambak.

Masih menurut Direktur RSUD, pembangunan rumah sakit tersebut bertujuan meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Untuk mencapainya salah satunya adalah dengan mengadakan rumah sakit yang layak.

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah demi meningkatkan layanan kesehatan masyarakat

Hal ini mengingat kawasan Pasaman Barat masih tergolong daerah tertinggal yang ditandai dengan sarana kesehatannya yang minim. Budi Sujono juga mengatakan bahwa pihaknya berupaya untuk meningkatkan status rumah sakit. Ini dilakukan dengan membenahi gedung serta melengkapinya dengan berbagai fasilitas penunjang medis lainnya. Upaya ini mulai dilakukan secara bertahap.

Ia juga mengingatkan perusahaan pelaksana proyek untuk memperhatikan lingkungan sekitar demi kelancaran pembangunan RSUD, selain memastikan kualitas bangunan yang baik. Alasannya karena bangunan tersebut akan digunakan oleh masyarakat. Pihaknya menilai pelayanan kesehatan akan dapat ditingkatkan bila tersedia bangunan-bangunan yang layak.

Kondisi saat ini, layanan kesehatan masih terus dilakukan di bangunan lama sementara pembangunan gedung-gedung baru terus dilakukan. Budi Sujono juga mengungkapkan harapannya agar pembangunan RSUD selesai dalam waktu singkat serta sesuai dengan perencanaan.

Proyek pembangunan RSUD penuhi harapan masyarakat

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Jambak tersebut  adalah jawaban dari ketidakpuasan masyarakat Pasaman Barat (Sumatera Barat) selama ini akan layanan kesehatan yang berkualitas.

Pada  berita yang dipublikasikan  2016 lalu, seorang warga yang mewakili masyarakat Pasaman Barat mengatakan kalau RSUD yang tersedia tidak layak dan representative untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Dibandingkan kabupaten/kota lainnya RSUD tersebut tertinggal cukup jauh dari segi mutu layanan kesehatan. Tidak ada perkembangan berarti pada rumah sakit tersebut, termasuk bangunan yang kondisinya seadanya.

Masyarakat juga enggan berobat karena rumah sakitnya yang kotor, karena khawatir sakitnya semakin parah. Inilah sebabnya pembangunan RSUD Jambak disambut gembira karena sejak lama masyarakat menghendaki keberadaan rumah sakit yang memadai.

Bupati Pasaman Barat, Syahiran, menegaskan bahwa salah satu visi dan  misi yang diusung dan telah dijalankan selama masa pemerintahannya adalah memperbaiki sector kesehatan. Hal  ini direalisasikan dengan pembangunan RSUD tersebut. Selain itu, Syahiran mengatakan pemerintah kabupaten setiap tahunnya menganggarkan hingga 40 miliar rupiah untuk membenahi RSUD tersebut hingga sesuai harapan masyarakat.

Bupati juga menghimbau para staf rumah sakit, termasuk dokter dan perawat untuk melayani masyarakat sebaik mungkin contohnya tidak bersikap kasar agar masyarakat nyaman berobat ke rumah sakit.

Terkait pembangunan RSUD tersebut, Direktur Teknik PT MAM Energindo, Hendri menyatakan bahwa perusahaannya mempekerjakan sekitar 100 warga masyarakat sekitar proyek sekaligus menyampaikan harapan dukungan dari seluruh pihak terkait  dan warga.  Hal ini sesuai himbauan Dedi Lesmana, seorang tokoh masyarakat yang dihormati warga sekitar.

Dedi Lesmana juga mewanti-wanti pihak perusahaan agar dalam pembangunan tersebut tetap  memperhatikan lingkungan hidup. Bila tidak lingkungan akan rusak dan ini memicu bencana yang nantinya juga akan berakibat kepada masyarakat sendiri.

Pembangunan RSUD Jambak tersebut ditargetkan rampung selama 720 hari sesuai kontrak kerja. Pada Desember 2018 lalu gedung rawat telah selesai dikerjakan

 

 

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Mengenal-Olahraga-untuk-Anak-ADHD
  • Manfaat-Training-Memanah-Bagi-Anak
  • Training-untuk-Penderita-Autis
  • Fitness-Untuk-Para-Manula

Comment here