Info

Penyampaian Informasi Zaman Dulu

Penyampaian-Informasi-Zaman--Dulu
Penyampaian-Informasi-Zaman–Dulu

Mengirim pesan, bertukar informasi, hingga menyebarkan berita saat ini bukan lagi persoalan yang rumit. Dengan sekali klik orang bahkan dapat mengirimkan aneka konten mulai dari tulisan, gambar, video, dan sebagainya hanya dalam hitungan detik. Ini karena sudah ditemukannya perangkat berbasis teknologi canggih yang sangat memudahkan manusia dalam hal ini. Teknologi membuat dunia seolah tak berbatas dan tanpa jarak lagi. Di berbagai belahan dunia manapun dan kapan pun orang dapat berkomunikasi dengan mudah di zaman sekarang ini baik dengan ponsel, platform media social, email, serta video call.

Mengenal media bertukar informasi zaman dulu

Lalu bagaimana sebelum ditemukannya berbagai perangkat canggih tersebut? Bagaimana gemerasi terdahulu berkomunikasi. Tentu saja sejak dulu manusia terus berupaya dan berinovasi untuk menciptakan alat-alat yang mempermudah mereka untuk berinteraksi. Nah, inilah beberapa di antaranya:

Daun lontar

Bahasa tulisan sudah digunakan sejak dulu untuk berkomunikasi dan dituangkan dalam media surat. Di tanah air sendiri kebiasaan tersebut sudah dilakukan bahkan sejak zaman kerajaan Mataram, Pajajaran, Sriwijaya, Majapahit, Tarumanegara, dan Kutai.  Alih-alih kertas, pada masa tersebut pesan dituliskan pada lembaran daun lontar. Selain itu daun lontar juga bayak digunakan untuk membuat kerajinan serta mencatat berbagai macam naskah.

Kentongan dan lonceng

Untuk menyebarkan informasi  kepada banyak orang yang berada di sekitar, misalnya para tetangga satu desa, orang-orang zaman dulu menggunakan kentongan atau lonceng. Untuk menyampaikan suatu berita orang akan membunyikan kentongan beberapa kali dan setiap bunyi mempunyai makna yang berbeda-beda sesuai kesepakatan.

Ini misalnya peringatan ada pencurian, bencana alam, kebakaran, atau kentongan sebagai panggilan warga untuk berkumpul. Di beberapa tempat tradisi ini masih digunakan, misalnya menggunakan kentongan untuk membangunkan sahur di bulan ramadhan atau membunyikan lonceng di gereja.

Merpati pos

Ada pula sarana bertukar informasi yang memanfaatkan hewan burung merpati. Merpati pos umum digunakan di zaman dulu untuk menyampaikan pesan kepada orang-orang yang berada di lokasi yang jauh. Metode ini juga cukup efektif dimanfaatkan saat kondisi perang untuk menyampaikan pesan rahasia.

Burung merpati juga jarang dicurigai terlibat dalam hal ini karena terlihat sebagaimana burung merpati liar biasa. Tentu saja sebelumnya burung tersebut harus dilatih dulu hingga mahir untuk menjalankan tugas dimaksud. Walaupun beresiko, misalnya burung merpati tak mencapai tujuan karena dimangsa predator, sarana berkomunikasi ini dapat dibilang cukup efektif.

Surat

Sarana menyampaikan informasi yang satu ini dapat dibilang sudah cukup modern dengan didirikannya berbagai kantor pos. Sayangnya saat ini semakin jarang orang menggunakannya karena keberadaan sarana ini telah tergantikan oleh platform berkirim pesan dalam waktu singkat seperti SMS dan Whatsapp. Memang kekurangan media surat memerlukan waktu beberapa hari untuk tiba di tujuan, sementara internet hanya dalam hitungan detik saja.

Telegraf

Pada perkembangan yang lebih modern telah ditemukan perangkat komunikasi telegraf yang berfungsi untuk saling bertukar pesan yang berbentuk kode pulsa listrik. Telegraf bukanlah alat berkomunikasi yang praktis karena bentuknya yang cukup  besar dan dilengkapi kabel-kabel tembaga.

Telegram

Di tahun 1800-1900 Samuel F.B Morse, seorang ilmuan asal Amerika menemukan telegram karena waktu yang dibutuhkan lebih singkat untuk menyampaikan informasi. Selain itu biaya pengirimannya juga murah dan hanya dalam waktu sehari telegram akan tiba di tangan orang yang dituju. Tarif telegram dihitung sesuai jumlah karakter atau huruf, dan termasuk tanda baca. Pengiriman informasi via telegram terakhir digunakan di tahun 2016 oleh perusahaan Western Union.

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Daftar-Bisnis-Yang-Viral-Saat-Ini
  • Menanamkan-Motivation-Untuk-Meraih-Kesuksesan
  • Pegal-dan-Nyeri-Setelah-Fitness,-Wajar-Atau-Tidak
  • Bolehkan-Olahraga-Saat-Sakit

Comments (1)

  1. […] gangguan pendengaran dapat belajar symbol-symbol dengan isyarat jari yang merujuk pada hal-hal atau informasi  yang mereka lihat di lingkungan […]

Comment here