Bisnis

Serangan siber terhadap Honda Hentikan Customer Service

Operasi global di perusahaan manufaktur mobil asal Jepang, Honda, mengalami gangguan akibat serangan siber. Serangan siber terhadap Honda ini dikonfirmasi pihak honda dalam sebuah tweet pada tanggal 08 Juni 2020 melalui akun Twitter bernama Honda Automobile Customer Service. Melalui akun tersebut, pihak Honda mengonfirmasi bahwa pelayanan konsumen maupun jaringan layanan keuangan Honda sedang mengalami kesulitan teknis. Jadi, untuk sementara waktu, layanan konsumen maupun layanan keuangan tidak bisa diakses secara online.

Serangan siber terhadap Honda
Serangan siber terhadap Honda

Serangan Siber terhadap Honda oleh Ransomware

Di hari yang sama, seorang peneliti keamanan siber dengan nama akun Twitter Milkream memposting sebuah foto yang berkaitan dengan sampel ransomware, yang sedang mengecek domain jaringan internal Honda secara aktif. Jika domain yang dimaksud belum pulih saat ransomware tersebut dijalankan, berarti website tersebut berjalan tanpa enkripsi.

Ransomware tersebut bernama SNAKE. Bleeping Computer berhasil menghubungi operator ransomware tersebut. Operator tersebut tidak menyangkal dan tidak pula mengakui kalau mereka berada di belakang serangan siber terhadap Honda tersebut. Operator SNAKE mengatakan bahwa mereka tidak akan menyebarkan informasi apapun tentang serangan tersebut.

Dampak dari Serangan Siber di Honda

Satu hal yang pasti adalah bahwa Honda saat ini sedang menutup sejumlah fasilitas produksinya, demikian juga operasi customer service maupun layanan finansialnya. Dalam sebuah pernyataan yang diberikan pihak Honda, perusahaan membenarkan adanya serangan siber pada Honda di jaringannya. Dalam sebuah wawancara dengan media, pihak Honda mengatakan belum ada bukti tentang hilangnya informasi personal.

Jika SNAKE memang merupakan operator dari ransomware tersebut, mereka sepertinya tidak mengambil data yang kemudian bisa mereka tukarkan dengan uang. Ransomware SNAKE pertama kali ditemukan di akhir tahun 2019. Menurut sejumlah analist, ransomware ini memang sangat canggih. Yang lebih menarik adalah bahwa SNAKE memiliki fungsi tambahan yang diprogram untuk menghentikan proses sebuah jaringan secara paksa. Hal ini terutama berlaku ada operasi berbasis Industrial Control Systems (ICS).

Menurut pengamat lain, bisa saja serangan ini berkaitan dengan aktivitas teleworking. Pandemi virus corona memaksa banyak pekerja untuk bekerja dari rumah. Tentunya, aktivitas bisnis yang berlangsung secara online lebih rentan terhadap serangan. Hingga saat ini, belum ada informasi terbaru tentang perkembangan serangan siber terhadap Honda tersebut maupun tentang langkah yang telah diambil pihak perusahaan untuk mitigasi resiko.

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Masyarakat Sumbar Diajak Gubernur Untuk Dukung Konversi Bank Nagari Menjadi Bank Umum Syariah
  • Diet Mayo Clinic sebagai Obat Sakit Maag Alami
  • Budget Hotel untuk Wisata Keluarga di Bandar Lampung
  • Makanan Obat Sakit Maag dan Yang Harus Dihindari

Comments (1)

  1. […] Serangan siber terhadap Honda Hentikan Customer Service June 11, 2020 […]

Comment here