Wisata

Tradisi Unik di Bali Ditampilkan Untuk Wisata

Tradisi-Unik-di-Bali-Ditampilkan-Untuk-Wisata
Tradisi-Unik-di-Bali-Ditampilkan-Untuk-Wisata

Bila berbicara Bali memang pulau dewata yang cantik itu tak pernah pupus sebagai icon wisata   Indonesia. Keistimewaan bali sebagai destinasi pariwisata selain keindahan alamnya yang kerap disebut-sebut sebagai kepingan surga yang jatuh ke bumi adalah kearifan lokal serta tradisi dan budayanya yang masih sangat terjaga. Salah satu alasannya adalah karena hal ini berkaitan dengan keyakinan yang dipeluk mayoritas masyarakat Bali, yaitu agama Hindu.

Tari-tarian tradisional adalah bagian dari budaya yang tak terpisahkan dalam masyarakat Hindu Bali. Bagi para turis, terutama dari mancanegara pertunjukan tarian Bali adalah atraksi yang sangat unik dan menarik perhatian, contohnya Tari Panyembahrahma.

Mengenal atraksi wisata Tari Panyembrahma

Tarian ini dahulu tak boleh sembarangan diperlihatkan karena artinya adalah penyambutan yang khusus hanya bagi tamu kehormatan. Bukan sembarang tamu, melainkan para raja dari kerajaan sahabat yang diundang oleh istana karena sesuatu hal. Namun seiring perkembangan zaman, pertunjukan tari tradisional ini semakin kerap diselenggarakan untuk menyambut tamu, termasuk wisatawan.

Tak butuh waktu lama untuk membuat perhatian para turis teralih saat menyaksikan para penari dengan gemulai menggerakkan tangan dan kakinya senada dengan music ritmis yang diperdengarkan, ditambah kostum yang indah serta riasan wajah beraneka warna yang khas dari Pulau Bali.

Tarian tradisional ini pertama kali ditampilkan dalam konsep pertunjukan adalah di tahun 1971 dengan koreografer I Wayan Berata. Dibandingkan bentuk aslinya dahulu, mungkin ada beberapa perubahan koreografi karena Panyembrahma juga merupakan tari yang gerakannya adalah perpaduan dari aneka tarian tradisional sakral. Tarian ini hanya dilakukan oleh kelompok wanita dan bukan pertunjukan solo.

Yang khas dari Tari Panyembrahma adalah irama music gamelan, lirikan mata, hentakan kaki, dan jemari tangan yang bergerak gemulai seiriama dengan goyangan pinggul. Tarian ini berkarakter ceria dan harus dipancarkan dari mimic muka serta senyuman para penari.

Ragam tarian tradisional Bali yang kerap ditampilkan sebagai atraksi wisata

Selain Tari Panyembrahma, Bali masih menyimpan berbagai tarian lainnya yang juga mempunyai makna filosofi yang luhur dan diwakili dalam gerak yang artistik. Inilah beberapa tarian yang begitu populer di kalangan para wisatawan.

Kecak

Inilah pertunjukan yang banyak dicari para  turis mancanegara saat wisata  ke Bali. Tarian yang diciptakan  oleh seniman Wayan Liman di tahun 1930 ini dilakukan oleh puluhan laki-laki dan mengisahkan cerita Ramayana. Koreografi tarian ini memang dapat dibilang sederhana, dan diiringi dengan ucapan “cak … cak … cak” dari para penarinya. Meskipun demikian tarian ini sanggup memunculkan suasana magis yang sangat mengesankan.

Puspanjali

Tarian ini umumnya digelar untuk menyambut tamu, yang terlihat dari namanya, yaitu Puspa, artinya bunga, dan Njali, yang bila digabung berarti memberi penghormatan layaknya bunga. Puspanjali dibawakan oleh 5 sampai 7 wanita dengan suasana  yang gembira. Pencipta tarian ini adalah seniman I Nyoman Windha dan N.L.N Swasthi Wijaya di tahun 1989 dan saat ini semakin sering digelar untuk atraksi wisata.

Panji Semirang

Panji Semirang diciptakan oleh I Nyoman Kaler dan menggambarkan pengembaraan putri Galuh Candrakirana yang menyamar sebagai pria. Karena itulah para penari adalah wanita yang didandani sebagai pria namun harus tetap menjaga ekspresi wajahnya sebagaimana orang yang sedang marah dengan molotot.

Trunajaya

Saat wisata ke Bali jangan lewatkan  menonton pertunjukan Tari Trunajaya yang menceritakan tentang seorang pria yang gagah dan tengah memikat wanita pujaan hati. Karakter tarian ini sangat tegas dengan gerakan yang rancak dan agresif disertai iringan gamelan yang meriah.

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Mengenal-Olahraga-untuk-Anak-ADHD
  • Manfaat-Training-Memanah-Bagi-Anak
  • Training-untuk-Penderita-Autis
  • Fitness-Untuk-Para-Manula

Comments (1)

  1. […] destinasi wisata unik  ini terdapat sekitar 140 rumah dan di setiap hunian paling sedikit memelihara 1 ekor ular kobra. […]

Comment here