Berita

Wilayah Konvergensi Terkena Gangguan Cuaca, Sumbar Akan Diguyur Hujan Selama 3 Hari Menurut BMKG

Sejak hari ini Rabu 23 Juli, wilayah Kota Padang, Sumbar dan juga wilayah sekitarnya terus diguyur oleh hujan semalaman. Akibat dari hujan yang terus mengguyur ini, di beberapa titik wilayah Sumbar terjadi longsor, banjir dan angin puting beliung. Dikarenakan wilayah konvergensi terus mengalami gangguan cuaca, badan BMKG pun memprediksi jika akan terjadi hujan selama 3 hari di wilayah Sumatera Barat dan wilayah di sekitarnya.

Wilayah Konvergensi Terkena Gangguan Cuaca
Wilayah Konvergensi Terkena Gangguan Cuaca

Ada Gangguan Cuaca di Wilayah Konvergensi dan Sumbar Berpotensi Terguyur Hujan Selama 3 Hari

Yudha Nugraha sebagai Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG atau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika wilayah Minangkabau, Padang Pariaman mengatakan jika hujan yang turun di Sumbar ini semuanya karena gangguan cuaca. Menurutnya, gangguan tersebut disebabkan karena tempat pertemuan arus angin atau wilayah konvergensi dari bagian perairan barat Sumatera sampai ke tengah pulau Sumatera. Konvergensi adalah wilayah yang sangat mendukung adanya awan hujan intens dan berskala luas sebab ada pertemuan massa dari udara yang basah.

Gangguan cuaca ini terjadi secara meluas sehingga bukan hanya Kota Padang saja yang mengalaminya. Hujan saat ini pun juga terjadi wilayah pesisir barat Sumatera Barat, kepulauan Mentawai termasuk bagian tengah di wilayah Sumbar seperti Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Limapuluh Kota dan sekitarnya. Yudha menambahkan jika mereka melakukan analisa dan menemukan bahwa gangguan ini dapat terjadi selama 3 hari berikutnya.

Ini berarti, peluang untuk turun hujan masih sangat memungkinkan untuk terjadi di banyak wilayah Sumatera Barat dan bukan hanya di Padang saja melainkan sebagian besar dari wilayah Sumatera Barat. Diketahui bahwa sebagian wilayah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau namun berbeda dengan Sumbar karena wilayah ini termasuk ke dalam non zone atau artinya Sumbar berada di luar zona musim. Dengan kata lain tidak ada batas yang jelas tentang peralihan musim hujan dan musim kemarau.

Iklim dan juga karakteristik cuaca di Indonesia tidak sama sementara untuk Sumatera Barat, tidak ada yang namanya musim hujan maupun kemarau sehingga wilayah ini adalah Non Zone Musim dan karena gangguan wilayah konvergensi ini, Sumatera Barat berpeluang untuk diguyur oleh hujan sepanjang hari selama 3 hari ke depan seperti prediksinya. Tentu saja hujan juga memiliki peluang untuk terjadinya sejumlah bencana sehingga masyarakat diharapkan untuk melakukan antisipasi dan bersiap melalui guyuran hujan yang telah datang ini sehingga tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
×
Reporter Online untuk situs PasBar Online, sangat menyukai renang, dan memiliki passion dibidang teknologi informasi. Saat ini menulis untuk berita, teknologi, wisata, bisnis, kuliner serta sosial dan budaya.
Latest Posts
  • Gerakan 3T dan Obat Sakit Maag Alami sebagai Upaya Mencegah Maag
  • Manfaat Buah Naga untuk Kecantikan dan Kesehatan Kulit
  • Obat Sakit Maag Terbaik dan Mengapa Maag Tak Boleh Diremehkan
  • Manfaat Buah Naga bagi Kesehatan dan Aktifitas Sehari-hari

Comment here